December 14, 2020 admin

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda?

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda

Pengiklanan adalah aspek penting dalam perkembangan bisnis, terutama dalam ranah internet yang bisa mencapai lebih banyak orang dengan lebih mudah dan lebih cepat. Ada banyak sekali platform yang bisa digunakan untuk mengiklankan produk Anda di internet, dan memilih platform yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang paling optimal.

Mari kita lihat Google dan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Kalau Anda menanyakan ke orang-orang sekeliling Anda, pasti semua orang mengenalinya dan sering menggunakannya sehari-hari. Karena itu, pengiklanan di dua platform tersebut – Google Ads dan Social Media Ads – adalah cara yang paling dijamin dapat menghubungkan bisnis Anda ke banyak orang.

Namun, yang perlu juga dicatat adalah bahwa kedua platform ini memiliki keunikannya tersendiri, dan bisa membawa keuntungan yang cukup berbeda, sekalipun tidak terlalu drastis. Meskipun kecil, perbedaan tersebut bisa menjadi penentu dalam strategi pengiklanan online yang efektif, terutama jika Anda hanya mampu memilih salah satu.

Google Ads

Kebanyakan orang suka meluncurkan sebuah pertanyaan di mesin pencarian Google, dan Google Ads adalah cara bagi Anda sebagai pemilik bisnis untuk menawarkan bisnis Anda sebagai jawabannya. Lebih tepatnya, pengiklanan cara ini memanfaatkan layanan Google Adwords, sebuah program yang memungkinkan pengiklan untuk memunculkan tautan ke situs mereka pada laman hasil pencarian google berdasarkan kata kunci.

Terdapat juga layanan Google Analytics yang sangat berguna dalam mencari kata kunci yang ideal untuk pengiklanan Anda serta untuk memonitor performa situs Anda, seperti jumlah klik dan jumlah konversi. Selain Google Adwords, beberapa pengiklanan lain yang memanfaatkan platform Google adalah search ads, local ad extensions, dan display ads. Dengan ini, Anda punya fleksibilitas dalam mengiklankan situs Anda.

Dengan memanfaatkan Google Ads, Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Google adalah mesin pencarian yang paling awam digunakan, sehingga sangat bermanfaat jika Anda ingin cepat meraih audiens yang luas.

Selain itu, pengiklanan Anda juga dapat dibuat terarah, sehingga bisa menarik audiens dengan ketertarikan yang spesifik. Ini juga berkaitan dengan intention, atau niat pengguna. Ketika seseorang mencari sesuatu di Google, kemungkinan besar orang tersebut juga ingin membeli suatu barang, atau menggunakan suatu layanan. Artinya, kemungkinan peralihan dari klik ke konversi juga lebih besar.

Di sisi lain, pengiklanan melalui Google Ads juga membutuhkan biaya dan usaha yang cukup besar. Agar penggunaan Adwords Anda berhasil optimal, perlu ada analisis kata kunci yang mendalam agar mendapatkan kata kunci yang ideal – tidak terlalu awam sehingga jatuh ke ruang kompetisi yang ramai, tidak terlalu spesifik sehingga sulit mencapai audiens yang luas.

Social Media Ads

Seperti Google, media sosial juga sangat awam digunakan. Di Indonesia, rata-rata penggunaan media sosial mencapai 3 jam 26 menit per hari, berdasarkan riset HootSuite tahun 2020. Ini tergolong sangat aktif jika dibandingkan dengan rata-rata dunia yang hanya mencapai 2 jam 24 menit per hari. Fakta ini pun juga menjadi alasan kuat mengapa media sosial – baik itu Twitter, Instagram, YouTube, TikTok, dan Facebook – menjadi tempat yang ideal untuk meraih audiens yang luas.

Meskipun para pengguna Twitter, Facebook, atau media sosial lainnya tidak membuka akun mereka untuk berbelanja, namun dengan memasang iklan di platform tersebut, Anda bisa mulai membangun brand awareness dan menghasilkan lead. Dengan lebih sering melihat iklan atau konten bisnis Anda di media sosial, para pengguna bisa mulai menangkap citra brand Anda dan mempertimbangkan produk Anda ketika muncul niat untuk berbelanja atau menggunakan suatu layanan.

Pengiklanan lewat media sosial juga tergolong lebih murah dan mekanismenya lebih mudah untuk dipahami. Selain itu, karena berbagai platform media sosial mengumpulkan data penggunanya, Anda bisa memanfaatkannya untuk memasang iklan ke target audiens yang sangat spesifik dan terarah. Berkembangnya industri influencer pun juga semakin memperbanyak pilihan pengiklanan di media sosial.

Tentunya, ada poin-poin krusial yang menentukan apakah iklan atau kampanye media sosial Anda bisa berhasil atau tidak. Di platform ini, kreativitas adalah kunci. Karena banyak sekali bisnis lain yang juga memasang iklan di media sosial, ditambah dengan terbatasnya kesempatan untuk menarik perhatian pengguna, penting bagi bisnis Anda untuk mencari cara unik yang bisa membuat produk Anda lebih menonjol.

Selain itu, pengguna media sosial jarang membuka akun mereka dengan niat berbelanja atau mencari suatu produk. Karena itu, angka impression (berapa kali konten Anda dilihat) tidak selalu berbanding lurus dengan klik maupun konversi. Maka itu, butuh ada usaha lebih jauh untuk mengembangkan potensi pelanggan menjadi pelanggan sesungguhnya.

Lalu, pilihan mana yang tepat?

Di antara kedua platform tersebut, sebenarnya tidak ada yang terang-terangan lebih unggul dibanding yang lainnya. Pemilihan platform yang tepat itu bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis bisnis Anda, industri yang Anda tekuni, dan apa kebutuhan bisnis Anda saat itu juga.

Google Ads cocok bagi Anda yang menginginkan hasil konversi yang cepat, apalagi jika belum banyak bisnis lain yang menawarkan hal serupa dengan Anda. Hal ini didorong oleh intention pengguna mesin pencarian Google yang terarah untuk mencari, membeli, atau menggunakan suatu produk. Akan tetapi, jika bisnis Anda berada di pasar yang sangat penuh dan kompetitif, mengandalkan konversi melalui Adwords bisa menjadi cukup sulit.

Di sisi lain, Social Media Ads tidak terlalu dapat digunakan untuk menghasilkan konversi dengan cepat, namun cocok untuk membangun citra dan brand awareness. Jika bisnis Anda baru memasuki area tertentu, pilihan ini lebih tepat untuk Anda. Media sosial juga lebih cocok jika Anda ingin mempublikasikan konten baru secara rutin untuk meningkatkan traffic ke situs Anda dan menghasilkan lead lebih banyak.

Platform apapun yang dipilih, menyusun sebuah strategi online marketing membutuhkan riset yang mendalam dan upaya untuk memahami target audiens Anda. Cari tahu apa yang memberi hasil yang paling baik bagi Anda, dan maksimalkan platform tersebut.