The daily Post.

Read daily news from Azha Teknologi Pratama.
READ OUR BLOG

Cara UMKM Bisa Survive di Masa Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 telah memukul keras berbagai sektor industri di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Banyak perusahaan yang terpaksa gulung tikar dan jutaan orang menjadi pengangguran dalam hitungan bulan. Untungnya, di masa New Normal, perlahan-lahan berbagai negara mulai bangkit dan kembali berbenah membangun bisnisnya.

Para pelaku UMKM yang masih merasakan dampak pandemi COVID-19, tidak perlu berlarut-larut dalam keterpurukan, atau bahkan berputus asa. Bagaimana pun sangat penting bagi UMKM untuk terus bangkit kembali agar terus maju dan berkembang.

Nah, agar lebih mudah, mari simak langkah-langkah yang bisa dilakukan agar UMKM bisa survive di masa pandemi COVID-19. Berikut caranya!

1. Membuat toko online (Online Store)

UMKM sangat direkomendasikan membuat toko online sendiri untuk menjual produk secara online. Kenapa begitu? Sebab, dengan Online Store, produk atau jasa Anda akan mampu menjangkau pelanggan yang lebih luas. Tidak hanya seluruh Indonesia, tetapi juga secara global.

Ada lebih dari 100 juta pengguna internet aktif di Indonesia. Dari sekian banyak jumlah pengguna tersebut, bisa jadi mereka adalah calon pelanggan potensial bisnis Anda. Online Store juga bisa menjadi perwakilan brand Anda yang siap melayani transaksi pembeli selama 24 jam. Para pelanggan juga akan lebih mudah mendapatkan produk atau jasa Anda hanya semudah menggerakan jari.

Sebut saja seperti online webstore Fiber Crème, ini misalnya. Aneka produk Fiber Crème dijelaskan dalam deskripsi produk yang lengkap. Pelanggan juga bisa melakukan pembelian hanya dengan beberapa klik saja di Online Store. Transaksi dijamin aman dan bebas ribet!

2. Digital Branding

Pemberlakuan social distancing kini membuat bisnis offline atau penjualan di toko fisik merosot tajam. Tapi, tak perlu berkecil hati, sebab Anda masih bisa melejitkan penjualan secara online melalui Digital Advertising.

Maksimalkan digital branding dengan website development yang responsif dan mobile-friendly. Buatlah website resmi atau online store bisnis Anda, membuat aplikasi seluler, serta menerapkan Social Media Management seperti akun Facebook dan Instagram.

Di era digital seperti sekarang, digital branding sudah tidak bisa disepelekan lagi. Masyarakat secara luas akan lebih mudah mengenal bisnis Anda melalui berbagai saluran online di masa — masa pandemi.

3. Go Digital

Bersiaplah untuk menghadapi era bisnis go digital yang serba cepat dan praktis. Pembeli mungkin menginginkan kemudahan pembayaran menggunakan aplikasi non tunai, sehingga toko online atau bisnis Anda juga harus mengakomodir kebutuhan ini.

Mulai dari katalog, update produk, hingga pemesanan serta pembayaran, harus bisa memenuhi kebutuhan pelanggan secara online. Jadi, konsumen bisa lebih mudah bertransaksi kapan saja dan di mana saja.

4. Pengelolaan konten yang menarik

Konten media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter saat ini banyak dipakai berbagai brand atau perusahaan untuk memasarkan bisnisnya. Uniknya, “perang” konten di media sosial di masa sekarang, semakin kreatif dan menghibur.

Jangan hanya terpaku pada jualan atau promosi saja, tetapi selipkan juga beberapa konten yang cerdas, bermanfaat, sekaligus menghibur. Konten bisa berupa video, gambar, tips-tips singkat, infografis, dan sebagainya. Tentunya, hal ini membutuhkan tim yang ahli di bidang social media management.

Bagaimana, tertarik untuk menjalankan pemasaran bisnis yang go digital di situasi pandemi COVID-19 saat ini? Jangan khawatir, kami siap membantu Anda untuk membuat transformasi digital dengan membuat toko online, jasa pembuat website, mobile app development, jasa kelola akun medsos atau social media management. Kunjungi website kami azha.co.id atau Kontak Whatsapp admin sekarang dan dapatkan penawaran spesial hari ini!

5 Aplikasi Face App Terbaik untuk Bikin Konten Media Sosial Makin Eksis

Saat ini, aplikasi pengubah wajah atau face app semakin hits dari hari ke hari. Aplikasi ini membuat kamu bisa seru-seruan bareng teman sekaligus membuat konten menarik dan viral di media sosial. Bahkan, sejumlah selebgram atau artis terkenal juga pakai aplikasi pengubah wajah karena sangat menarik dan mudah dicoba. Ada banyak face app yang bisa kamu coba, dan semuanya punya kelebihan fitur masing-masing. Berikut adalah beberapa rekomendasi aplikasi face app yang bisa kamu pertimbangkan. Kita cek satu per satu, yuk!

 

1.  FaceApp

Kalau kamu ingin tahu gimana wajahmu ketika berusia lanjut? Atau, mau terlihat awet muda? Nah, install segera aplikasi FaceApp terbaru di smartphone kamu. FaceApp merupakan salah satu aplikasi seluler pengeditan foto AI (Artificial Intelligence) terbaik saat ini dan cukup populer di dunia. Memiliki sekitar 60+ filter foto realistis yang bisa menciptakan editing foto realistis dan mulus dalam satu klik. Jadi, kamu gak perlu repot menghabiskan waktu berjam-jam cuma buat mengedit foto pakai Photoshop. 

2. Bestie

Satu lagi nih aplikasi edit foto wajah yang bisa dicoba. Beastie adalah salah satu aplikasi selfie yang populer di Play Store. Menawarkan 100+ filter untuk foto selfie dengan efek mempercantik kulit secara real-time. Kamu juga bisa menambahkan stiker animasi kalau kamu mau. Selain itu, kameranya cukup responsif ketika mengambil foto narsis favoritmu. Beastie memiliki deteksi wajah yang akurat serta teknologi face-tracking agar hasil foto wajah lebih paripurna. Aplikasi ini gratis kok, jadi silakan aja deh langsung diunduh, ya. 

3. Sweet Camera

Aplikasi Sweet Camera juga menawarkan efek rupawan yang real-time. Ada banyak filter wajah lucu yang bisa kamu pakai. Pun begitu dengan kamera filter makeup. Misalnya, kulitmu bisa terlihat lebih putih, cerah, halus, dan mulus. Gak hanya itu, aplikasi ini juga memungkinkan kamu untuk mengubah warna rambut sesuai preferensi. Hebatnya lagi, di sini kamu bisa mengecilkan pinggang agar fotomu terlihat lebih ramping. Wah, asyik banget kan, ladies!

4. FaceFun

Selanjutnya, ada FaceFun sebagai aplikasi kamera selfie yang dilengkapi filter real-time. Ada juga stiker animasi dan stiker makeup. Kamu bisa mengubah wajah dengan stiker ini, bila mau. Selain itu, tersedia juga fitur untuk mengubah bentuk tubuh agar tampak lebih ramping. Dengan FaceFun kamu bisa membuat gallery personal untuk menghindari orang yang usil dan menjaga privasi fotomu. Aplikasi FaceFun juga memungkinkan pengguna untuk mengedit gaya rambut, hampir sama seperti aplikasi Sweet Camera. 

5. BeautyPlus

Aplikasi editor wajah lain yang tak kalah populer adalah BeautyPlus. Aplikasi yang dirilis oleh Meitu Limited ini menawarkan UI (User Interface) yang sangat menarik. Aplikasi ini bisa bikin tampilanmu makin rupawan. Diantaranya, bisa menghilangkan kantong mata atau lingkaran hitam di sekitar mata, menghaluskan dan mencerahkan kulit, serta bikin tubuh terlihat lebih proporsional. Ada opsi re-touch otomatis, jadi kamu gak perlu ribet mengedit foto secara manual. 

 

Nah, itu dia beberapa aplikasi yang bisa bikin penampilanmu makin kece, sekaligus memperkaya konten di media sosial kamu. Coba deh, salah satu aplikasi face app di atas dan siap-siap akun medsos kamu bakal naik ke level selanjutnya.  Buat kamu yang pengen akun medsos punya banyak followers dan bisa semakin eksis, gak usah ribet, guys! Jasa manage account social media punya banyak solusi buat kamu. Jasa manage account socmed siap bantu kelola berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya. 

Dengan jasa kelola akun medsos, kamu bisa lebih fokus mengelola bisnis karena jasa ini yang akan mengurus keperluan digital marketing kamu. Mulai dari content planning, production, sampai interaksi follower. Gimana, mau akun Instagram, Facebook, atau medsos lainnya makin melejit? Yuk, jangan tunda lagi, pakai jasa kelola akun medsos sekarang juga, ya! Info selengkapnya, Whatsapp: +62878-8099-5535 atau follow akun IG: @azhateknologi dan silakan buka website: www.azha.co.id

 

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda?

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda

Google Ads vs Social Media Ads: Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda

Pengiklanan adalah aspek penting dalam perkembangan bisnis, terutama dalam ranah internet yang bisa mencapai lebih banyak orang dengan lebih mudah dan lebih cepat. Ada banyak sekali platform yang bisa digunakan untuk mengiklankan produk Anda di internet, dan memilih platform yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang paling optimal.

Mari kita lihat Google dan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Kalau Anda menanyakan ke orang-orang sekeliling Anda, pasti semua orang mengenalinya dan sering menggunakannya sehari-hari. Karena itu, pengiklanan di dua platform tersebut – Google Ads dan Social Media Ads – adalah cara yang paling dijamin dapat menghubungkan bisnis Anda ke banyak orang.

Namun, yang perlu juga dicatat adalah bahwa kedua platform ini memiliki keunikannya tersendiri, dan bisa membawa keuntungan yang cukup berbeda, sekalipun tidak terlalu drastis. Meskipun kecil, perbedaan tersebut bisa menjadi penentu dalam strategi pengiklanan online yang efektif, terutama jika Anda hanya mampu memilih salah satu.

Google Ads

Kebanyakan orang suka meluncurkan sebuah pertanyaan di mesin pencarian Google, dan Google Ads adalah cara bagi Anda sebagai pemilik bisnis untuk menawarkan bisnis Anda sebagai jawabannya. Lebih tepatnya, pengiklanan cara ini memanfaatkan layanan Google Adwords, sebuah program yang memungkinkan pengiklan untuk memunculkan tautan ke situs mereka pada laman hasil pencarian google berdasarkan kata kunci.

Terdapat juga layanan Google Analytics yang sangat berguna dalam mencari kata kunci yang ideal untuk pengiklanan Anda serta untuk memonitor performa situs Anda, seperti jumlah klik dan jumlah konversi. Selain Google Adwords, beberapa pengiklanan lain yang memanfaatkan platform Google adalah search ads, local ad extensions, dan display ads. Dengan ini, Anda punya fleksibilitas dalam mengiklankan situs Anda.

Dengan memanfaatkan Google Ads, Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Google adalah mesin pencarian yang paling awam digunakan, sehingga sangat bermanfaat jika Anda ingin cepat meraih audiens yang luas.

Selain itu, pengiklanan Anda juga dapat dibuat terarah, sehingga bisa menarik audiens dengan ketertarikan yang spesifik. Ini juga berkaitan dengan intention, atau niat pengguna. Ketika seseorang mencari sesuatu di Google, kemungkinan besar orang tersebut juga ingin membeli suatu barang, atau menggunakan suatu layanan. Artinya, kemungkinan peralihan dari klik ke konversi juga lebih besar.

Di sisi lain, pengiklanan melalui Google Ads juga membutuhkan biaya dan usaha yang cukup besar. Agar penggunaan Adwords Anda berhasil optimal, perlu ada analisis kata kunci yang mendalam agar mendapatkan kata kunci yang ideal – tidak terlalu awam sehingga jatuh ke ruang kompetisi yang ramai, tidak terlalu spesifik sehingga sulit mencapai audiens yang luas.

Social Media Ads

Seperti Google, media sosial juga sangat awam digunakan. Di Indonesia, rata-rata penggunaan media sosial mencapai 3 jam 26 menit per hari, berdasarkan riset HootSuite tahun 2020. Ini tergolong sangat aktif jika dibandingkan dengan rata-rata dunia yang hanya mencapai 2 jam 24 menit per hari. Fakta ini pun juga menjadi alasan kuat mengapa media sosial – baik itu Twitter, Instagram, YouTube, TikTok, dan Facebook – menjadi tempat yang ideal untuk meraih audiens yang luas.

Meskipun para pengguna Twitter, Facebook, atau media sosial lainnya tidak membuka akun mereka untuk berbelanja, namun dengan memasang iklan di platform tersebut, Anda bisa mulai membangun brand awareness dan menghasilkan lead. Dengan lebih sering melihat iklan atau konten bisnis Anda di media sosial, para pengguna bisa mulai menangkap citra brand Anda dan mempertimbangkan produk Anda ketika muncul niat untuk berbelanja atau menggunakan suatu layanan.

Pengiklanan lewat media sosial juga tergolong lebih murah dan mekanismenya lebih mudah untuk dipahami. Selain itu, karena berbagai platform media sosial mengumpulkan data penggunanya, Anda bisa memanfaatkannya untuk memasang iklan ke target audiens yang sangat spesifik dan terarah. Berkembangnya industri influencer pun juga semakin memperbanyak pilihan pengiklanan di media sosial.

Tentunya, ada poin-poin krusial yang menentukan apakah iklan atau kampanye media sosial Anda bisa berhasil atau tidak. Di platform ini, kreativitas adalah kunci. Karena banyak sekali bisnis lain yang juga memasang iklan di media sosial, ditambah dengan terbatasnya kesempatan untuk menarik perhatian pengguna, penting bagi bisnis Anda untuk mencari cara unik yang bisa membuat produk Anda lebih menonjol.

Selain itu, pengguna media sosial jarang membuka akun mereka dengan niat berbelanja atau mencari suatu produk. Karena itu, angka impression (berapa kali konten Anda dilihat) tidak selalu berbanding lurus dengan klik maupun konversi. Maka itu, butuh ada usaha lebih jauh untuk mengembangkan potensi pelanggan menjadi pelanggan sesungguhnya.

Lalu, pilihan mana yang tepat?

Di antara kedua platform tersebut, sebenarnya tidak ada yang terang-terangan lebih unggul dibanding yang lainnya. Pemilihan platform yang tepat itu bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis bisnis Anda, industri yang Anda tekuni, dan apa kebutuhan bisnis Anda saat itu juga.

Google Ads cocok bagi Anda yang menginginkan hasil konversi yang cepat, apalagi jika belum banyak bisnis lain yang menawarkan hal serupa dengan Anda. Hal ini didorong oleh intention pengguna mesin pencarian Google yang terarah untuk mencari, membeli, atau menggunakan suatu produk. Akan tetapi, jika bisnis Anda berada di pasar yang sangat penuh dan kompetitif, mengandalkan konversi melalui Adwords bisa menjadi cukup sulit.

Di sisi lain, Social Media Ads tidak terlalu dapat digunakan untuk menghasilkan konversi dengan cepat, namun cocok untuk membangun citra dan brand awareness. Jika bisnis Anda baru memasuki area tertentu, pilihan ini lebih tepat untuk Anda. Media sosial juga lebih cocok jika Anda ingin mempublikasikan konten baru secara rutin untuk meningkatkan traffic ke situs Anda dan menghasilkan lead lebih banyak.

Platform apapun yang dipilih, menyusun sebuah strategi online marketing membutuhkan riset yang mendalam dan upaya untuk memahami target audiens Anda. Cari tahu apa yang memberi hasil yang paling baik bagi Anda, dan maksimalkan platform tersebut.

  • Share:

Cara Meningkatkan Engagement Social Media Instagram

 

bagaimana meningkatkan engagamenet instragram

bagaimana meningkatkan engagamenet instragram

Seiring pertumbuhan jumlah pengguna social media khususnya di Indonesia banyak sekali perilaku tiap individu berubah mengikuti trend social media bahkan dengan adanya social media terciptalah pekerjaan-pekerjaan baru yang timbul. Instagram merupakan salah satu social media yang besar sekali penggunanya di dunia. Banyak hal yang bisa dilakukan di Instagram salah satunya untuk mempromosikan produk atau jasa yang kita miliki. Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana cara meningkatkan engagement Instagram agar akun kita bisa lebih dikenal oleh pengguna instagram yang lainnya.

Berikut merupakan beberapa tips untuk meningkatkan engagement akun Instagram :

 

Buat konten berkualitas

Kalau teman-teman ingin mendapat engagement yang tinggi, teman-teman harus membuat konten yang berkualitas. Tanpa konten bermutu, akun Instagram teman-teman pastinya akan membosankan. Sebanyak apapun tips yang sudah dibaca, kalau mengabaikan kualitas konten, hasilnya tentu tidak akan maksimal.

Branding yang kuat

Agar engagement tinggi, teman-teman perlu melakukan branding. Buatlah display feed yang menggambarkan siapa anda sebenarnya. Misalnya jika teman-teman bekerja sebagai desainer grafis, teman-teman bisa upload konten seputar desain entah itu tips, tutorial, ataupun portofolio desain yang sudah anda kerjakan sebelumnya.

Kalau anda suka berbagi, ceritakanlah pengalaman-pengalaman yang pernah anda alami. Tulis caption sesuai gaya bahasa sendiri, posting foto sesuai keinginan anda.

Pakai caption dan Hastag yang tepat

Selain gambar/video, caption dan hastag juga memiliki peranan yang cukup penting. Dengan caption yang menarik kita bisa membuat story telling, mengajukan pertanyaan ke followers atau sekadar informasi tambahan. Sementara itu, penggunaan hastag akan memudahkan orang lain menemukan postingan kita. Kalau anda menggunakan hastag #kuliner, maka Instagram akan memasukannya dalam kategori tersebut.

Setelah dikategorikan, Instagram akan menampilkan postingan anda ke orang-orang yang mungkin tertarik dengan kuliner. Bahkan menurut pakar sebuah postingan dengan hastag akan meningkatkan jangkauan Agar lebih maksimal, hastag perlu diriset terlebih dahulu. Mencari hastag yang bagus bisa dilakukan secara manual atau pun bantuan hastag generator.

Jangan pakai hastag dibawah 5000 post, carilah hastag dengan jumlah post diatas 10.000. Untuk penggunaannya sendiri, anda bisa menaruhnya di caption hingga maksimal 30 hastag. Namun jangan terlalu sering menggunakan hastag yang sama dalam jangka waktu lama karena bisa terkena shadow banned.

Penggunaan hastag yang baik memang bisa meningkatkan engagement akun Instagram hingga beberapa persen. Tapi ingat, kalau akunnya sudah punya followers yang banyak (100.000 followers misalnya) maka penggunaan hastag bisa dikurangi atau bahkan tidak perlu digunakan sama sekali.

Instagram Stories

Banyak influencer, online shop dan media yang memanfaatkan Instagram Stories untuk meningkatkan engagement pengguna. Bahkan ada data yang menyebutkan bahwa Insta Story lebih sering dibuka ketimbang timeline Instagram itu sendiri. Dengan Insta Story, anda bisa berbagi cerita, mengajak orang lain menjawab pertanyaan, mengadakan survey/polling, bermain challenge, dan masih banyak lagi. Untuk mendorong keterlibatan, anda bisa mengajukan pertanyaan atau quiz ke followers anda.

Insta Story memang punya keunikannya sendiri. Bahkan bisa jauh lebih interaktif ketimbang postingan yang ada di timeline. Anda bisa lihat influencer seperti Arief Muhammad yang suka berinteraksi dengan followersnya melalui Insta Story. Setiap hari, dia membagikan cerita dan menjawab komentar dari followersnya.

Ketahui Jam Posting Terbaik

Teman-teman harus tau kapan waktu yang terbaik untuk posting. Ketika pengguna sedang membuka Instagram, teman – teman sebaiknya memposting konten saat itu juga. Dengan kata lain, kalau banyak orang yang sedang buka Instagram, maka postingan kita juga bisa lebih mudah dilihat oleh mereka.

Berdasarkan pengalaman kami, waktu terbaik yang paling kami rasakan adalah di jam 12 siang, jam 3 sore, jam 6 petang, jam 7 malam dan jam 9 malam.

Analisis Postingan Yang Sudah Di Post

Selama akun berjalan, pasti ada postingan yang punya jangkauan, interaksi dan keterlibatan yang bagus. Cobalah analisa, kenapa postingan itu bisa punya kinerja yang lebih baik dari yang lain. Seperti apa fotonya? Apa warna yang dipakai? Apa itu mengandung topik yang viral? Captionnya seperti apa? Hastag apa yang digunakan?

Rajin Membalas Komentar

Apresiasilah jika end user mengomentari postingan teman-teman. Balas komentar mereka entah hanya basa-basi atau menjawab permasalahan yang mereka komentari. Tapi harus ingat, membalas komentar juga harus mengetahui takaran. Ada beberapa akun pernah terkena shadow banned karena mungkin keseringan membalas komentar. Mungkin aktivitas itu dianggap SPAM oleh Instagram. Jadi lebih baik membalas 10-15 komentar saja dalam satu posting, jangan berlebihan.

Adakan Giveaway

Ini merupakan salah satu strategi yang sangat sering dipakai untuk menghasilkan interaksi dan keterlibatan. Dari dulu sampai sekarang, melakukan Giveaway juga efektif untuk promosi. Dengan bagi-bagi produk gratis ke orang lain, teman-teman bisa meningkatkan engagement secara siginifikan. Teman-teman bisa menyuruh user untuk like, komen, share, tag 5 orang teman, dan bahkan follow akun Instagram teman-teman.

Konsisten

Poin terakhir ini sangat penting karena konsistensi untuk mem post konten merupakan hal yang wajib dilakukan. Kalau teman-teman memang serius ingin membangun sebuah akun Instagram secara organik, teman-teman harus memposting konten secara KONSISTEN

Nah itulah beberapa tips bagaimana cara meningkatkan engagement untuk akun Instagram kita. Semoga tips ini bisa membantu teman-teman dalam upaya meningkatkan engagement akun Instagram ya.

  • Share:

Pengertian, Kelebihan Dan Istilah Tentang Kubernetes

Kubernetes adalah sebuah platform open-source yang berfungsi untuk melakukan management workload aplikasi yang di kontainerisasi serta menyediakan konfigurasi dan otomatisasi secara deklaratif. Kubernetes bisa disingkat menjadi “K8S” yang dimana huruf “K” merupakan huruf depan dari Kubernetes, sedangkan angka “8” merupakan jumlah dari huruf “ubernete” dan “S” merupakan huruf terakhir dari Kubernetes. Jadi Kubernetes bisa disingkat menjadi “K8S”.

Kelebihan Kubernetes

Setelah mengetahui pengertian dari Kubernetes, lalu apa kelebihan Kubernetes ini sebagai sebuah platform open-source?

Berikut merupakan kelebihan dari Kubernetes :

 

  1. Service discovery and load balancing

Kubernetes bisa mengekspose container dengan menggunakan nama DNS ataupun menggunakan IP address server itu sendiri. Jika trafik ke container besar, maka kubernetes akan secara otomatis melakukan proses load balancing trafik (penyeimbanagn beban) dan melakukan distribusi trafik sehingga aplikasi selalu stabil.

  1. Storage orchestration

Kubernetes bisa memungkinkan untuk me-mount sistem storage yang anda inginkan, seperti lokal storage, ataupun storage dari cloud provider seperti aws, dan alicloud.

  1. Automated rollouts and rollbacks

Deployment di kubernetes bisa menggunakan file YAML. Sehingga teman-teman dapat mendeskripsikan terlebih dahulu deployment yang anda inginkan, kemudian anda lakukan deployment. Teman-teman bisa menggunakan file YAML untuk melakukan deployment lainnya atau untuk mengubah deployment yang sudah ada. Atau teman-teman bisa melakukan rollback jika memiliki file YAML yang lama. Sehingga semua terdokumentasi secara rinci dan semua bisa dilakukan dengan cara yang otomatis.

  1. Automatic bin packing

Kubernetes mengizinkan teman-teman untuk memberikan container dengan CPU dan RAM secara spesifik. Ketika container mempunyai sumber daya yang sudah ditentukan, Kubernetes dapat melakukan keputusan yang lebih baik dalam mengelola sumber daya untuk container.

  1. Self-healing

Kubernetes merestart container yang failed, mematikan ataupun mengganti container yang tidak menanggapai permintaan, dan kubernetes tidak akan memberikan trafik ke container hingga container siap untuk menerima permintaan(ready to serve).

  1. Secret and configuration management

Kubernetes memungkinkan untuk menyimpan data-data yang sangat sentitif, seperti password, auth token dan ssh keys. Teman-teman bisa membangun dan mengupdate secret tanpa harus membangun kembali container image, dan tanpa mengekspose secret didalam konfigurasi anda.

 

 

Istilah-Istilah Yang Digunakan Di Kubernetes

Dalam Kubernetes ada istilah yang wajib dipahami oleh pengguna, agar bisa menggunakan aplikasi ini secara baik:

Pod

Pod adalah salah satu grub pada container instance. Dengan ini teman-teman dapat menjalankan tidak hanya untuk satu container saja (misalkan aplikasi redis cache + web + longing service pada satu pod. Dimana satu container dengan container yang lainnya yang ada dalam satu pod bisa mengakses menggunakan alamat localhost. Anda bisa menganggap pod merupakan laptop yang biasa Anda gunakan untuk coding. Alamat localhost sendiri sangat sering dipakai untuk melakukan akses database pada aplikasi teman-teman.

Node

Node merupakan representasi dalam satu mesin dan bisa saja mesin yang digunakan adalah mesin jenis virtual (misalkan dropletnya DigitalOcean atau VPS) maupun fisik.

Service

Istilah service di Kubernetes merupakan mekanisme yang digunakan mengekspos pod ke dunia luar. Tidak adanya alamat IP jelas pada aplikasi yang berjalan pada pod, maka agar bisa mengakses pada aplikasi lain maupun oleh user, wajib menggunakan alamat IP yang benar. Maka di service inilah akan ditemukan alamat IP tetap dan nantinya bisa diarahkan ke pod Anda dengan menggunakan selector.

Label

Label dalam Kubernetes ialah seperangkat informasi yang berupa metadata dengan tujuan yaitu untuk mencari pod khusus. Daripada itu juga mempunyai fungsi lain yang bisa dipakai pada kubernetes.

App-Belajar

Teman-teman dapat membuat label app dengan isinya nama aplikasi dan container, service, dan Pod yang merupakan bagian aplikasi belajar tersebut Anda beri label app=belajar.

Strage-Production

Label stage pada umumnya sering digunakan untuk menentukan konfigurasi environment deployment pada aplikasi Anda. Contohnya testing, development, performance test, production, serta security est.

Jenis-frontend

Disini teman-teman bisa menciptakan sebuah label jenis aplikasi, contohnya cache, fileserver, database, froontend, dan lainnya.

Selector

Selector adalah filtering yang menggunakan label, misalnya saat teman-teman mencari banyak instance database dengan menggunakan aplikasi belajar yang dijalankan pada production.

Jadi bagaiman menurut teman-teman? Selain aplikasi ini open-source, teman-teman juga bisa memanfaatkan teknologi ini untuk pengembangan aplikasi agar prosesnya lbih cepat tanpa harus menginstal satu persatu servernya. Semoga artikel ini bermanfaat. See you in the next article.

  • Share: